Connect with us

Hindari Lubang, Tiga Mobil Tabrakan Beruntun

Serpong

Hindari Lubang, Tiga Mobil Tabrakan Beruntun

laka_tangsel18.143.23.153- Jalan rusak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) lagi-lagi memakan korban. Senin (28/1) malam, gara-gara menghindari lubang, tiga mobil kecelakaan beruntun saat melintas di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara.

Kecelakaan ini dimulai dengan sebuah mobil Grand Livina yang menabrak taksi di depannya hingga terperosok ke trotoar dan berada di jalur berlawanan. Taksi blue bird yang hilang kendali juga menabrak mobil Suzuki Karimun Estillo di depannya hingga terjungkal beberapa kali.

Wahab (41) pengguna jalan dan saksi mata yang melihat kejadian itu mengatakan, dia melihat mobil Grand Livina warna Silver metalik bernopol B 1089 CFR, dalam keadaan melaju kencang dari arah Serpong menuju Kota Tangerang. Di depan Grand Livina, mobil Suzuki Estello bernopol taksi B 7370 CT melaju sedang dan di posisi paling depan ada sebuah taksi blue bird bernopol B 1418 BDU.

Tepat di depan toko Dunlop, tiba-tiba taksi yang dikemudikan Endang, berhenti mendadak. Suzuki Estillo sudah berusaha menghindar ke arah kiri, namun Grand Livina yang ada di belakangnya melaju kencang dan diduga hilang kendali hingga akhirnya menabrak Suzuki Estillo dan menyerempet taksi.

“Setelah menabrak, Grand Livina banting stir ke arah kanan menerobos trotoar di tengah badan jalan hingga posisinya berada di jalur yang berlawanan arah. Sedangkan Suzuki Estello terjungkal hingga dua kali dan jatuh dalam posisi terbalik di tepi ruas jalan raya menuju Tangerang,” kata Wahab kepada SNews, di lokasi kejadian.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. “Pengemudi Livina, Estello maupun taksi hanya mengalami cedera saja,” tambahnya.

Pengemudi Grand Livina, Dita mengaku mengemudikan kendaraannya pada kecepatan 60-70 km dari arah Serpong menuju Tangerang. Tiba-tiba dia melihat taksi di depannya mengerem mendadak, ditambah ada lubang menganga di badan jalan. Dita pun mencoba menghindari lubang itu. “Lubangnya berhasil dihindari, eh saya malah nabrak taksi, kemudian menabrak Suzuki Karimun Estello,” ujar Dita, saat ditemui di lokasi.

Dita mengaku tabrakan terjadi karena dia sudah tidak bisa menguasai kendali saat menghindali lubang, ditambah kondisinya gelap dan lampu mati. “Saya barus sadar saat keluar, ternyata mobil saya sudah berada di arah berlawanan,” tuturnya.

Endang, pengemudi taksi blue bird mengaku, saat kejadian Grand Livina menabrak dalam posisi miring. Sementara Suzuki Karimun Estello berada di samping mobilnya. “Saya ga tau persis kejadiannya karena posisi mobil saya berada paling depan,” terangnya.

Sementara, Jhon, pengemudi Suzuki Karimun Estello bersama Vivi, istrinya mengaku baru selesai menutup tokonya di Serpong, kemudian makan di warung tepi jalan. Usai makan, keduanya bermaksud pulang ke kediamannya di kawasan Poris, Kota Tangerang. Namun saat tengah mengemudikan kendaraannya, tiba-tiba mobilnya ditabrak Grand Livina dari belakang. “Suami saya mengemudi mobil tidak kencang. Saat ditabrak, mobil kami langsung terguling hingga dua kali,” ucap Vivi. (SN)

Continue Reading
Advertisement
You may also like...
To Top