Connect with us

Perahu Karet dan Logistik Disebar Bantu Warga Korban Banjir

Info Tangsel

Perahu Karet dan Logistik Disebar Bantu Warga Korban Banjir

Serpong, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan dibantu puluhan relawan gabungan terus bahu-membahu menolong para warga korban banjir di sejumlah titik lokasi. Intensitas curah hujan yang terjadi sejak awal pekan ini menyebabkan wilayah ibukota dan penyangga terendam air dengan tingkat kedalaman bervariasi.

“Untuk data sementara di Tangerang Selatan ada 10 titik lokasi yang terendam banjir,” kata Kepala Tim Reaksi Cepat pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tomi Patria, saat dihubungi Web Tangsel, Selasa, 3 April 2012, malam.

Tomi menjelaskan, untuk membantu warga yang menjadi korban banjir sebanyak delapan perahu karet telah dikerahkan. Diantaranya satu unit milik Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air empat unit, BPBD satu unit dan OKP Ganespa dua unit. Perahu karet tersebut dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir hingga ke daerah aman.

Ditempat terpisah sebelumnya, Kepala Seksi Korban Bencana dan Keluarga Miskin pada Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Salbini, menjelaskan bahwa pihaknya telah mendistribusikan bantuan logistik untuk warga korban banjir. Logistik tersebut diantaranya 25 dus indomie, beras tiga karung, kecap dua dus, saos dua dus, selimut 25 helai.

“Untuk para korban banjir di Pondok Maharta, Pondok Aren. Saya juga sudah mengirim petugas untuk terus memantau dan mendistribusikan logistik ke wilayah lainnya,” kata Salbini, ditemui di kantornya.

Peristiwa alam berupa banjir yang terjadi secara serempak dibeberapa wilayah mendapatkan simpati dari sejumlah organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan di Kota Tangerang Selatan. Beberapa organisasi tersebut turut membantu dengan mengirim relawan ke titik lokasi banjir, seperti mengevakuasi warga yang terjebak banjir didalam rumah, memberikan logistik hingga menjaga pemukiman warga korban banjir dari tangan pihak tak bertanggungjawab.

“Belasan anggota kami sejak malam hingga pagi sudah disiagakan. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan kejadian banjir seperti ini masuk ke rumah warga korban banjir untuk mencari kesempatan dalam kesempitan,” ujar Ketua Umum Barisan Muda Betawi, Aay Samudra, di perumahan Bukit Pamulang Indah (BPI), Pamulang Barat, yang turut menjadi titik lokasi banjir di Kota Tangerang Selatan.

Continue Reading
Advertisement
To Top