Connect with us

Pembangunan SPBGE, Warga Serua dan Anggota Dewan Saling Tuding

Info Tangsel

Pembangunan SPBGE, Warga Serua dan Anggota Dewan Saling Tuding

spbge_seruaTANGSELOKE.com- Sejumlah warga Serua saat gelar dengar pendapat dengan Pemkot Tangsel mengungkapkan kekecewaannya kepada oknum Wakil Rakyat di lembaga legislatif Kota Tangsel.

Mereka menuding dua oknum Dewan malah mencari celah dari penolakan warga terhadap pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas Elpiji (SPBGE) di Serua.

“Ini sangat aneh. Bukannya aspirasi warga diserap, eh ini malah Anggota Dewan yang menyogok warga agar menyetujui pembangunan SPBGE,” ungkap Azis, Rabu (25/3/2015).

Ia mengaku, oknum anggota DPRD Kota Tangsel bernama Drajat Soemarsono telah menyogok warga sekitar Rp 500 ribu agar menyetujui pembangunan SPBGE.

Menanggapi tudingan warga tersebut, di tempat terpisah Anggota Komisi IV Bidang Pembangunan DPRD Tangsel, Drajat Sumarsono, secara tegas menampik tudingan penyuapan warga di sekitar lokasi proyek pembangunan unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas Elpiji (SPBGE).

Menurutnya, warga harus mempertanggungjawabkan fitnah dan tuduhan itu di jalur hukum.

“Karena saya tidak pernah memberikan uang satu rupiah pun kepada warga,” tegasnya saat dihubungi wartawan lewat sambungan selularnya, Rabu (25/3/2015) malam.

Politisi asal PDI Perjuangan itu menyatakan, dirinya akan melaporkan ke aparat penegak hukum bagi warga yang mengklaim telah menerima uang sogokan.

Justru warga yang meminta difasilitasi ke pihak pengelola SPBGE Serua. “Kalau tidak mau difasilitasi, kenapa demo ke DPRD?,” terangnya.

Drajat bilang, warga minta agar diklarifikasi perihal keberadaan SPBGE di Serua. Ketika warga mencoba audiensi dengan Dewan, dirinya bersama Ketua Badan Kehormatan (BK) Gacho Sunarso langsung bertindak.

Hasil penelusuran terinformasikan bahwa permasalahan sebenarnya adalah jual-beli tanah yang menjadi lahan SPBGE yang melibatkan dua pihak calo.

Drajat menyatakan, dari keterangan itu terungkap bahwa aksi demo selama ini ditunggangi oleh calon tanah yang kalah.

“SPBGE ternyata pernah melakukan sosialisasi ke Kelurahan Serua. Boleh tanyakan ke lurah, karena saya turun langsung ke lurah dan kecamatan. Itu bahasa dari lurah dan Sekcam (Sekretaris Kecamatan),” terangnya menjawab tudingan warga. (source via k6)

Continue Reading
Advertisement
To Top