Connect with us

Dinas Pendidikan Kota Tangsel Disuntik Pembiayaan Rp150 Miliar

Info SKPD

Dinas Pendidikan Kota Tangsel Disuntik Pembiayaan Rp150 Miliar

ard_pendidikan_tangselTANGSELOKE.com- PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) tahun ini telah merampungkan pembangunan 614 unit ruang kelas belajar (RKB).

Menurut Walikota Tangsel, Airin Rachmy Diani, jumlah ruang kelas belajar akan terus ditambah. Sektor pendidikan tetap menjadi prioritas kebijakan Airin, guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat Tangsel.

Selain penambahan ruang kelas belajar. Airin pada kesempatan yang sama membeberkan bahwa dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) sudah tersalurkan hingga Rp76,2 miliar untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Jumlah tersebut menurutnya, yang tersalur di tahun ini.  “Jumlah itu untuk tahun ini,” tegasnya, dalam sebuah kesempatan, Selasa (2/12/2014).

Peningkatan sektor pendidikan sendiri berbanding lurus dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2013, yang mencapai 77,13. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya (2012), dengan angka 76,61.
“Program 2015 masih tetap fokus pada pemantapan infrastruktur dasar, penguatan pendidikan, kesehatan, penataan kota, peningkatan daya saing ekonomi dan pengentasan kemiskinan,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangsel, H. Mathoda menambahkan, angka melek huruf di Tangsel sejak 2013 persentasenya sudah sangat tinggi, yakni mencapai 98,62 persen.

Besaran itu mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2012 dengan persentase capaian 98,51 persen.

“Untuk rata-rata lama sekolah mencapai 10,99 dari 10,98,” kata Mathoda.

Menurut data yang diperoleh, disebutkan, untuk mendukung program 2015 tadi, Pemkot Tangsel akan mendistribusikan anggaran yang diperoleh dari pendapatan daerah yang diprediksi tahun depan mencapai Rp2,2 triliun.

Untuk pengembangan sektor pendidikan, akan digelontorkan pembiayaan kepada Dindik sebesar Rp150 miliar. Selebihnya digunakan untuk pembiayaan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Tata Kota, Bangunan dan Pemukiman Rp500-Rp600 miliar.

Untuk Dinas Kesehatan dan RSUD sebesar Rp200 miliar, pengadaan dan pembebasan lahan Rp50 miliar.

Semua penyaluran tersebut merupakan input yang dikumpulkan dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). (ADV)

Continue Reading
Advertisement
To Top