Connect with us

Keluhkan Pembangunan Rumah Belum Rampung di Royal Village Pocis, Konsumen: Beli Cash dari 2019

Info Tangsel

Keluhkan Pembangunan Rumah Belum Rampung di Royal Village Pocis, Konsumen: Beli Cash dari 2019

Ketidakpastian beberapa konsumen perumahan Royal Village II Pocis, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu, atas pembangunan rumah yang tak kunjung diselesaikan oleh pihak developer sejak 2019 lalu.

Saat dikonfirmasi 18.143.23.153, salah satu konsumen, Rita menceritakan, bermula saat dirinya membeli kavling seluas 60 meter persegi secara lunas dengan harga Rp 500 Juta pada tahun 2019, namun hingga saat ini pembangunan rumah yang harus menjadi miliknya tak kunjung selesai.

“Saya bayar cash karena saya mau rumah bisa cepet jadi. Saya ketemu owner nya, Pak Warta, diajak ketemu notaris untuk akad di Gading Serpong. Setelah itu saya minta salinan akte notaris nya, tapi ngga dikasih sampai sekarang. Saya juga minta sama anak buahnya, ga dikasih juga,” urainya, Rabu (9/2/2022).

Rita mengungkapkan bahwa ada beberapa orang yang senasib dengan dirinya, terkait ketidakjelasan pembangunan dan akta notaris.

Saat dalam kebingungan yang cukup lama, lanjut Rita, akhirnya dirinya bertemu dengan kontraktor perumahan Royal Village II pak Dedi dan dijanjikan pembangunan rumah impiannya.

“Tapi pembangunan rumah saya belum selesai dan sampai sekarang belum ada beritanya lagi. Saya coba kontak Pak Warta, malah ngga ada jawaban, kontak anaknya juga sama. Saya dan empat orang yang senasib dengan saya bingung lagi,” terangnya.

Dari kejadian ini, Rita berharap agar pembangunan rumah impiannya cepat rampung dan bisa dihuni sesegera mungkin, lantaran dirinya sudah menunggu 3 tahun lamanya.

“Karena selama ini kan saya ngontrak, makanya saya mau rumah saya segera beres, teman-teman yang senasib juga maunya begitu,” ungkapnya.

Sementara saat dihubungi, Kontraktor perumahan Royal Village II, Pak Didi malah mengarahkan untuk menghubungi pak Warta, karena dia merasa tidak ada sangkut pautnya dengan permasalahan tersebut.

Perihal pembangunan rumah milik Rita dan teman yang senasibnya, Didi menyebutkan bahwa itu bukan kesalahan dari pihaknya, melainkan dana pembangunan rumah tak kunjung cair dari owner (Pak Warta).

“Langsung konfirmasi aja ke pak Warta soal itu. Saya cuma kontraktor. Saya berani kerja kalo uang dari pak Warta cair,” tukasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, Owner perumahan Royal Village Pak Warta, yang coba dikonfirmasi melalui pesan dan panggilan WhatsApp belum memberikan respon dan jawaban. (Eno)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top