Connect with us

Antusias Sambut PTM, SMAN 9 Tangsel Beberes Sekolah

Edukasi

Antusias Sambut PTM, SMAN 9 Tangsel Beberes Sekolah

Rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di wilayah Tangerang Selatan disambut baik oleh tim pengajar yakni para guru, orang tua murid dan juga pengurus osis khususnya di sekolah menengah atas (SMA) Negri 9 Kota Tangsel.

Sejak pandemi, rutinitas menjaga kebersihan dan lakukan secara bergotong royong, fogging, penyemprotan ke seluruh ruangan kelas tempat di ruang belajar mengajar terus dilakukan guna persiapan PTM dapat di implematisikan di sekolah tersebut.

Pihak sekolah berharap, kegiatan bersih-bersih sterilisasi (Beberes) di sekolah tersebut dilakukan agar rencana TPM itu dapat di realisasikan secepatnya. Pasalnya, persiapan yang di lakukannya itu dinilai sudah maksimal.

“Persiapan kami sudah membentuk tiga (3) tim sesuai arahan permendikbud. Dari mulai tim 1 yang konsen tentang pembelajaran, psikotes dan tata ruang, kemudian tim 2 terkait kesehatan dan juga sarana prasarana, dan yang ketiga tentang pelatihan,” ucap Achmad Alwan Fatwani, S.Pd., M.Pd, Kepala Sekolah SMAN 9 Tangsel kepada wartawan.

Dikatakannya, pihaknya akan mengikuti apapun keputusan pemerintah dalam penerapan PTM tersebut meski dengan durasi 2 jam proses belajar mengajar.

“Intinya kami sudah mempersiapkan hal teknis. Seperti masuk ruang kelas melalui jalur satu arah, cek suhu, hingga pembatasan ruang kelas hanya diisi oleh maksimal 18 siswa saja. Untuk jam yang di wacanakan terkait 2 jam batas proses pembelajaran, kami utamakan kelas 12 dulu, sisanya tetap melalui online,” papar Alwan.

Pemasangan spot handsanitizer di tiap pintu masuk ruang kelas, pemakaian sarung tangan, masker, penempatan tanda peringatan jarak, satu meja satu bangku, menjaga ruangan agar tidak lembab dengan rutin melakukan penyemprotan cairan disinfektan, hingga menyiapkan ruangan khusus isolasi di percaya dapat mengantisipasi penyebaran covid 19 yang telah berhasil bermutasi.

Dalam pantauan media di sekolah, terpampang himbauan dalam spanduk untuk para peserta didik yang bertuliskan diantaranya, pulang ke rumah setelah pembelajaran selesai, langsung mandi saat setibanya di rumah, dan mengganti pakaian sebelum berinteraksi dengan orang lain merupakan prokes wajib yang harus di lakukan oleh seluruh murid SMAN 9 Tangsel.

Ketua Osis SMA Negri 9 Kota Tangsel Doni Abdulah (17), yang duduk di Kelas 2 IPS 1, mengatakan, ia dan para peseorta didik lainnya sangat merindukan sekolah tatap muka.

“Iya, pastinya saya dan teman-teman sangat antusias dan mendukung rencana TPM ini. Kami berharap kegiatan belajar mengajar di sekolah akan lebih efektif lagi, tentunya dengan mematuhi anjuran prokes dari pemerintah dan juga pihak sekolah,” tegas Doni (10/5/2021).

Senada dengan Doni, Agus Rahmat, Perwakilan Walimurid, Ketua Komite SMA Negri 9 Tangsel berharap, pelaksanaan TPM dapat berlangsung dalam waktu dekat ini.

“Tentunya saya sangat antusias. Terlebih pihak sekolah sudah sangat maksimal mempersiapkan secara detail penerapan prokes di sekolah. Selebihnya kami berharap dari pemerintah dan instansi terkait,” imbuhnya (Adt).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top