Connect with us

Penjaringan Pilkada Tangsel 2020, PKB Tolak Balon Paham Khilafah dan Radikalisme

COBLOS

Penjaringan Pilkada Tangsel 2020, PKB Tolak Balon Paham Khilafah dan Radikalisme

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menolak bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berpaham khilafah dan radikalisme dalam penjaringan balon pada Pilkada 2020. Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua Desk Pilkada PKB Tangsel saat konferensi pers di Kantor Sekretariat DPC PKB Tangsel, Senin (30/9).

“DPC PKB Tangsel menolak keras calon yang memiliki paham khilafah dan radikalisme,” ungkap Mutmainah, Ketua Desk Pilkada PKB Tangsel.

Dalam penjaringannya, PKB memberikan peluang bagi semua putra putri terbaik yang siap memimpin kota Tangsel. Maka itu, pihaknya menginginkan calon pemimpin yang memliki kecintaan terhadap NKRI.

“Menitik beratkan calon yang memiliki integritas tinggi loyalitas kepada NKRI sebagai harga mati dan setia pada Pancasila dan UUD 1945,” urainya.

Sementara, Ketua DPC PKB Tangsel, Tarmizi juga mengatakan, selama proses penjaringan akan tetap berkoordinasi dengan pengurus PKB Banten dan DPP PKB.

“DPC PKB Tangsel akan selalu berkonsultasi kepada DPW dan DPP PKB sejak proses penjaringan hingga selesai,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, pasca penjaringan balon Walikota dan Wakil Walikota, selanjutnya akan ada penyampaian visi dan misi yang telah mengembalikan formulir dan persyaratan yang telah lengkap.

Perlu diketahui, PKB mulai membuka penjaringan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota. Penjaringan tersebut dimulai pada tanggal 2 – 13 Oktober 2019. (abi)

Continue Reading
Advertisement
You may also like...
To Top