Connect with us

Eat Republic, Pusat Kuliner Terbesar di Tangsel

Kuliner

Eat Republic, Pusat Kuliner Terbesar di Tangsel

eat_republikTANGSELOKE.com- Di pinggir kota Jakarta Selatan, tepatnya di Kota Tangsel yang berada di kawasan Pondok Cabe, ada sebuah destinasi kuliner gres. Awalnya, agak sulit membayangkan di mana di daerah Pondok Cabe pusat kuliner terbesar di selatan Jakarta ini berada?

Ancar-ancar di depan lapangan terbang Pondok Cabe memudahkan orang yang ingin mencari lokasinya. Perumahan sederhana rakyat dan bisnis tingkat rumahan memadati sisi jalan. Jauh dari pembangunan gencar.
Spanduk besar bergambar pakar kuliner terkenal Bondan Winarno mulai tampak di sisi jalan. Hanya wajah Pak Bondan satu-satunya penanda jelas keberadaan pusat kuliner ini.

Tempat ini bernama Eat Republic (ER). Para pebisnis kuliner memang sering menamai produk restorannya dengan nama-nama nyeleneh yang bermakna besar dan hebat.

Namun, untuk Eat Republic, tidak salah nama ini diberikan. “Eat Republic seperti sebuah negara makanan, yang benar-benar lengkap dengan makanan,” kata Agus Saepudin, General Manager Eat Republic.

Setidaknya terdapat 700 menu atau masakan, di mana 90 persennya merupakan masakan Nusantara. “Eat Republic mendukung misi melestasikan masakan tradisional Indonesia,” kata Marketing Communicatioan Wiraland Property Group, Anke Dwi Saputro, pada Kamis (23/04).

Sementara itu, Bondan Winarno, penggiat kuliner Indonesia yang juga hadir dalam acara peresmian ER mengatakan, dirinya sangat senang ada usaha swasta untuk melestarikan gerakan pusaka kuliner Indonesia.

“Mau makan makanan Betawi di Jakarta Pusat, siapa yang bisa tunjukkan? Enggak ada kan? Artinya di Jakarta Pusat makanan Betawi sudah terpinggirkan. Kita tanya lagi, di Jakarta Timur ada enggak? Ada, tapi sudah masuk pinggiran, Ragunan, Jagakarsa, Srengseng Sawah,” kata Bondan.

Lelaki yang dikenal dengan jargon ‘maknyus’ itu melanjutkan, “Kita lihat, jika kita tidak ada upaya (melestarikan masakan Indonesia), masakan kita akan terpinggirkan.”

Sementara itu Anke menegaskan, ER adalah sebuah destinasi kuliner, bukan food court seperti yang banyak terdapat di pusat-pusat perbelanjaan. Ada hal menarik lain yang bisa dilakukan para pengunjung.

“Dari live music, playground, jogging track sepanjang 500 meter dengan pohon-pohon trembesi yang rindang, destinasi agrowisata The Valley, dan lainnya,” kata Anke.

ER diharapkan juga menjadi tempat berkumpul komunitas. “Misinya, South City jadi tempat nongkrong masyarakat Tangsel, Jaksel, dan Depok.” (ci/to)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Info SKPD

To Top