Connect with us

Peringati Hari Kartini BPMPPKB Tangsel Gelar Pelatihan Menyulam dan Seminar

Info SKPD

Peringati Hari Kartini BPMPPKB Tangsel Gelar Pelatihan Menyulam dan Seminar

bpmppkb_tangselTANGSELOKE.com- Ratusan ibu di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti pelatihan menyulam yang digelar Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana (BPMPPKB) Kota Tangsel untuk memperingati Hari Kartini, Selasa (21/04/2015).

Melalui pelatihan menyulam kain dengan berbagai motif, diharapkan kemampuannya kelak bisa diberdayakan untuk menambah kebutuhan ekonomi keluarga.

Kepala BPMPPKB Kota Tangsel, Apendi, mengatakan kegiatan tersebut diikuti seratus peserta dari 10 kelurahan atau daerah binaan Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga sehat Sejahtera (P2WKSS). Seperti daerah Pondok Ranji, Cireundeu, Pondok Cabe Ilir, Jurang Mangu Timur, Bambu Apus, Perigi Baru, Serua Indah, Paku Alam, Bakti Jaya, dan Buaran.

“Pesertanya ini masyarakat, terutama kaum ibu atau perempuan yang bekerja di rumah. Kami menginginkan masyarakat berambah skill nya, sebagai tujuan dari pelatihan dan pembinaan masyarakat,” tutur Apendi.

Agar cepat dalam pembalajarannya, BPMPPKB menunjuk praktisi atau ahli menyulam untuk mengajarkan masyarakat. Dan juga dengan dibantu oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan juga Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Tangsel.

Salah seorang peserta pelatihan, Iis (40), mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat. Terlebih dirayakan pada saat Hari Kartini.

“Tahun lalu dirayakannya hanya dengan senam, tahun ini lebih manfaat lagi diajarkan menyulam,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya kegiatan menyulam ini, dia bisa belajar bagaimana teknik menyulam di berbagai media, termasuk di atas bahan kerudung.

“Jadi kalau sudah jadi, bisa dijual lagi dengan harga yang lumayan. Alhamdulillah bisa bantu-bantu keuangan rumah tangga,” tutur Iis.

Peringatan Hari Kartini ini ternyata tak hanya sampai pada 21 April saja. Puncak perayaannya dilaksanakan pada 30 April mendatang di Puspitek, Kecamatan Setu.

Menurut Kepala BPMPPKB Kota Tangsel, Apendi, rencananya acara akan melibatkan sekitar 500 tamu undangan. Acara dirangkai dengan seminar interaktif yang menghadirkan berbagai narasumber ternama.

“Rencananya ibu Menteri Perlindungan Perempuan dan Anak Yohanah Yembise, Ahli Gizi dan Kesehatan Profesor Ali Komsan, dan beberapa artis papan atas Indonesia,” ujar Apendi.

Seminar sendiri tak hanya membahas soal perempuan dari aspek umum, melainkan juga membahas tentang kesehatannya. Sebab, hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan, agar peringatan Hari Kartini juga harus menggelar seminar deteksi dini terhadap penyakit kanker pada perempuan.

“Makanya, kami langsung mencari pakarnya untuk berbicara,” kata Apendi.

Tak hanya itu, diungkapkan Kasubid Pengarusutamaan Gender dan Kualitas Hidup Perempuan BPMPPKB Kota Tangsel Mercy Apriyanti, akan ada pemilihan The Best Baju Adat dan Batik bagi para tamu undangan yang datang. Pemilihan tersebut dilakukan secara spontan pada saat pelaksanaan kegiatan.

“Spontan saja, nanti panitia yang akan melihat pakaian batik dan adat mana yang baik. Kemudian akan dipilih juara 1 sampai tiga sebagai busana terbaik,” ungkapnya. (adv)

Continue Reading
Advertisement
To Top