Connect with us

Targetkan Juara Umum Ajang Popda-Porprov, Pembinaan Atlet Digenjot

Info SKPD

Targetkan Juara Umum Ajang Popda-Porprov, Pembinaan Atlet Digenjot

chaerudin_dispora_tangselTANGSELOKE.com- Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) menargetkan menjadi juara umum. Untuk itu pembinaan atlet pelajar dan profesional terus digenjot. Targetnya tak lain agar prestasi para atlet terus meningkat.

Itulah yang kini menjadi fokus garapan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangsel. Dengan demikian, pihak Dispora semakin mengetatkan seleksi. Sekadar diketahui, untuk Popda atlet pelajar Tangsel akan turun untuk 17 cabang olahraga (cabor). Sedangkan atlet profesional akan mengikuti 33 cabor di Porprov.

“Pembinaan jalan terus, seleksi diperketat,” kata Kepala Dispora Kota Tangsel, Chaerudin, Rabu (14/5/2014).

Dari ajang Popda yang akan dihelat Juni mendatang di Kabupaten Lebak, dari 17 cabor tadi Tangsel menurunkan sekitar 350 atlet putra-putri ditambah official pelatih. Para atlet tersebut, lanjut Chaerudin, diakui sebelumnya sudah menorehkan prestasi dalam sejumlah ajang olahraga. Baik itu skala Tangsel maupun Provinsi Banten. Jadi ia yakin, bahwa atlet yang dikerahkan merupakan pilihan yang terbaik untuk mewakili Tangsel.

Atlet yang lolos seleksi, selanjutnya dibina dan dilatih oleh masing-masing cabor dibawah pengawasan Dispora. Chaerudin tambahkan, Dispora juga memfasilitasi mereka memperoleh beasiswa yang juga diperuntukkan kepada pelatih.

“Tujuannya agar, pada Popda dan Porprov 2014, atlet dari Kota Tangsel sudah matang. Sehingga, siap mempertahankan gelar juara umum khususnya dalam ajang Popda,” jelasnya.

Seleksi dilakukan oleh pengcab dengan menggandeng tim dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kenapa demikian, agar proses penyeleksian lebih objektif, dengan mengutamakan kualitas atlet ketimbang hubungan emosional. “Dispora hanya mengawasi perkembangan para atlet dan memfasilitasi saja. Yang penting seleksi itu berjalan maksimal,” tegas Chaerudin.

Upaya pembinaan olahraga di Kota Tangsel yang dilakukan Dispora tidak parsial, tetapi berkesinambungan. Ini dimaksudkan sebagai bentuk dari konsentrasi Dispora mengembangkan olahraga. Meskipun Tangsel kota baru, kata dia, tetapi olahraganya bisa diandalkan.

Maksud dari kesinambungan pembinaan itu, sekaligus membangun komunikasi terpadu dari berbagai sektor, terutama cabor. Kegiatan temu cabor yang dilaksanakan adalah untuk memperkokoh pembinaan bagi atlet. Dengan komunikasi tadi, diharapkan mampu menampung aspirasi para cabor.

Kondisi dunia olahraga di Kota Tangsel tidak akan bisa diketahui tanpa adanya sinergi yang terbangun dari semua kalangan. Dalam hal ini, cabor dan Dispora sebagai wakil pemerintah yang membidangi pembinaan olahraga. Bagaimana mungkin bisa terjalin sinergi antara pemerintah dengan pelaku olahraga, jika tidak menjalin hubungan yang intens, Chaerudin mempertegas.

Bicara tujuan, dirinya blak-blakan mengatakan bahwa jangka pendeknya guna mempersiapkan kejuaraan daerah (Kejurda), Kejurnas, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan Popnas yang. “Intinya kita mempersiapkan itu dari sekarang. Sehingga pada saat tiba even olahraga itu, Kota Tangsel sudah siap tempur,” paparnya.

Tak kalah urgennya, pertemuan antar-cabor dengan Dispora sekaligus pendataan atau inventarisir sebagai data base ke-olahragaan. Mulai dari jumlah pengurus cabor, jumlah pelatih, jumlah atlet hingga bentuk pembinaan yang sudah dilakukan.

Bagaimana dengan kriteria atlet yang ikut seleksi? Dijawab Chaerudin, mereka harus punya bukti legal prestasi olahraga yang pernah diraih. Misalnya dengan memperlihatkan sertifikat asli saat pendaftaran. Namun kriteria secara spesifik, penetapannya oleh cabor. Sudah pasti disesuaikan dengan ketentuan yang diatur oleh pelaksana Popda dan Porprov. Popda 2014 ini, Tangsel harus mempertahankan juara umum.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Olahraga Haryadi Sukmadiningrat mengatakan, untuk pembinaan Porprov Tangsel mengerahkan seluruh atletnya untuk 33 cabor yang dipertandingkan. Jika di Popda Tangsel harus mempertahankan status juara umum, di Porprov juga menargetkan untuk bisa merebut Juara Umum.

“Porprov dilaksanakan Oktober tahun ini. Targetnya kita juara umum,” tegas Haryadi. (adv)

Continue Reading
Advertisement
To Top