Connect with us

Walikota : Pasar Tradisional Harus Bersih dan Rapih

Info Tangsel

Walikota : Pasar Tradisional Harus Bersih dan Rapih

Ciputat, Tangerang Selatan – Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke dalam pasar tradisional Ciputat. Kegiatan dalam rangka program Jumat bersih (Jumsih) dimanfaatkan Walikota untuk berdialog secara langsung dengan pengelola dan sejumlah pedagang kaki lima pasar tradisional terbesar di daerah penyangga ibukota ini.

“Kumaha (gimana) ibu dengan keamanannya,” tanya Walikota Airin  kepada salah satu pedagang di pasar Ciputat, Jumat, 13 April 2012.

Kepada pedagang tersebut, Walikota Airin sempat bertanya alasan pedagang mempergunakan area trotoar. Lapak-lapak barang dagangan yang ada menurutnya menjadi penyumbang kemacetan arus lalu lintas di sepanjang area dekat pasar Ciputat. Hal ini karena pejalan kaki tak bisa menggunakan trotoar akibat digunakan pedagang untuk berjualan. Pejalan kaki akhirnya melintas di tengah jalan yang menyebabkan arus kendaraan tersendat.

“Habis kalau jualan di dalam kurang laku bu (Walikota Airin). Belum lagi panas karena tidak ada ventilasi udaranya,” sahut perempuan pedagang buah  tersebut sambil tersenyum.

Walikota Airin, kemudian menjelaskan bahwa tahun 2012 ini aset pasar tradisional Ciputat oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Setelah aset tersebut diserahkan, kata Walikota, Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan melakukan revitalisasi pengelolaan pasar-pasar tradisional. Segera setelah revitalisasi diselesaikan, tata letak pedagang menjadi lebih rapi dari sebelumnya.

“Jadi nanti setelah aset diserahkan mau ya bu jualan di dalam pasar. Nanti kita juga akan bentuk tim khusus untuk penanganan masalah pasar Ciputat,” kata Walikota Airin.

Usai berdialog dengan pedagang, Walikota Airin kemudian berjalan menelusuri area dalam dan luar pasar Ciputat. Di jalan Aria Putera, Walikota melihat masih terdapat penumpukan sampah yang belum diangkut petugas akibat bak penampungan (Amrol) tak tersedia. Beliau langsung menginstruksikan agar sampah-sampah yang ada harus segera diangkut.

“Tidak hanya kalau mau ada penilaian program Adipura saja. Meski tidak menang tidak apa-apa, yang penting pasar-pasar tradisional harus selalu bersih dan tertata rapi,” tegas Walikota, didampingi Camat Ciputat Deden Juardi dan Kepala Satpol PP Sukanta.

Continue Reading
Advertisement
To Top