Connect with us

Kinerja Belum Maksimal, Airin Bakal Evaluasi SKPD

Info SKPD

Kinerja Belum Maksimal, Airin Bakal Evaluasi SKPD

Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany memastikan bakal mengevaluasi kinerja sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lantaran belum mampu menyerap anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016 dengan maksimal.

Evaluasi kerja tiap SKPD di Tangsel tersebut dilakukan saat rapat pimpinan (Rapim) nanti. “Saya akan evaluasi melalui rapim (rapat pimpinan). Memang ada beberapa paket proyek yang belum dilelang dan ada juga yang lelang ulang, tapi ada beberapa paket proyek yang sudah dilelang juga,” kata Airin.

Belum mulainya pekerjaan proyek, menurut Airin, berimbas terhadap rendahnya penyerapan anggaran. Hal ini lantaran pihak ketiga belum ada yang mengambil uang muka paket pekerjaan. “Saya targetkan Juni sudah selesai. Karena bulan Juli kan penyerahan APBD 2017. Harapannya, jangan sampai APBD murni belum beres, kita sudah masuk ke APBD Perubahan seperti tahun kemarin. Imbasnya pasti SILPA (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) yang besar,” ujarnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangsel, Teddy Meiyadi mengungkapkan, sejumlah Kepala SKPD sudah dikumpulkan untuk mencari tahu titik permasalahan keterlambatan lelang proyek.

“Saat ini baru mencapai 10 persen penyerapannya. Kalau dibilang krisis, ini krisis. Karena serapannya rendah, sementara seharusnya paket pekerjaan sudah harus berjalan kalau melihat time table,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel, Mochamad Ramlie meminta Pemkot Tangsel melakukan percepatan. Pasalnya, hingga akhir Mei ini belum ada satu pun proyek pembangunan yang berjalan.

“Kami (DPRD) akan melakukan monitoring dan evaluasi realisasi program SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di lingkungan pemkot Tangsel. Pengawasan ini untuk memastikan pelaksanaan program serta mengukur kinerja SKPD tahun anggaran 2016,” tandasnya.

Ramlie menuturkan rendahnya penyerapan anggaran berdampak terhadap lambatnya proses pembangunan daerah. Dipastikan, Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) pada akhir tahun anggaran 2016 akan membengkak, seiring dengan kondisi dan situasi yang sedang berjalan.

“Solusinya, kalau memang diprediksi tidak akan bisa dikerjakan atau dikejar sampai akhir tahun ini, ya kembalikan ke kas negara,” tandasnya. (to/tl)

Continue Reading
Advertisement
You may also like...
To Top