Connect with us

Alquran Sebagai Implementasi dalam Mewujudkan Kota yang Religius

Info Tangsel

Alquran Sebagai Implementasi dalam Mewujudkan Kota yang Religius

airin_tarling_setu_02TANGSELOKE.com- Walikota Tangerang Selatan, Hj Airin Rachmi Diany meminta masyarakat Tangsel membumikan Alquran sebagai implementasi dalam mewujudkan kota yang religius. Hal tersebut diungkapkannya saat membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-4 tingkat Kota Tangerang Selatan, sabtu malam (9/2) di halaman Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, UIN Syarif hidayatullah, Ciputat.

Meski hujan turun menjelang acara pembukaan, namun antusias masyarat Tangsel untuk menyaksikan event tiap tahunan ini cukup tinggi. Hal ini terlihat dari kursi yang disiapkan panitia, terisi penuh, bahkan banyak juga beberapa warga yg ingin menyaksikan  MTQ, terpaksa berdiri.

Airin mengatakan, MTQ yang dilaksanakan ini semestinya tidak dijadikan sebagai seremonial saja, namun sebagai ajang bagi masyarakat untuk gemar membaca Alquran dan menjadikannya sebagai tuntunan hidup.

“Moment MTQ ini seharusnya dijadikan ajang membumikan Alquran, masyarakat jadi gemar membaca Alquran. Karena kandungan Alquran juga adalah tuntunan hidup yang paling sempurna,”ungkap Airin.

Lebih lanjut ia meminta, agar para peserta lomba MTQ dapat mengikuti lomba dengan baik, karena hasil MTQ Tangsel ini nantinya akan menjadi tolak ukur pada MTQ tingkat provinsi Banten. Airin juga meminta agar dewan hakim memberikan porsi penilaian secara objektif kepada peserta lomba.

Sementara itu, ketua panitia MTQ, yang juga asda 1 bidang pemerintahan, H. Ismunandar mengatakan, MTQ ke-4 ini dilaksakana selama 3 hari dengan mengambil lokasi di kawasan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatulla, Ciputat. Bidang lomba yang diikutsertakan sebanyak 8 cabang dengan jumlah peserta 378 orang dari 7 kecamatan.

“Sebelum acara pembukaan, rangkaian acara MTQ diawali dengan pawai taaruf yang diikuti oleh masing-masing SKPD, lembaga dan organisasi non pemerintah, mahasiswa dan eleman masyarakat lainnya dengan menggunakan kendaraan hias. Meski hujan, tapi Alhamudillah pawainya ramain” tutur Ismunandar.

Sedangkan asda 2 Provinsi Banten, Muhammad Husni Hasan mengatakan, MTQ adalah momentum untuk memahami dan mengamalkan Alquran, bukan sekedar kegiatan eksklusivitas dan hiruk pikuk tahunan saja. Namun harus mampu menjadikan ajang ini sebagai Habluminallah dan Habluminannas untuk membangun ukuyah islamiyah.

“Tangsel sebagai kota otonom baru yang berbasis sektor perdagangan dan jasa harus mampu menjalin kerjasama tingkat provinsi maupun pusat. Saya berharap, Tangsel bisa lebih berprestasi pada ajang MTQ tingkat provinsi Benten yang akan digelar beberapa bulan ke depan,” ucapnya. (HMS/TO)

Continue Reading
Advertisement
To Top