Connect with us

Persoalan Sampah adalah Tanggungjawab Bersama

Serpong

Persoalan Sampah adalah Tanggungjawab Bersama

TANGSELOKE.COM- Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya konsisten untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Hal ini dapat dilihat dari pembentukan aktivis Laskar Lingkungan yang melibatkan berbagai elemen dan instansi masyarakat.

“Penanganan masalah sampah tidak hanya bisa diselesaikan oleh Pemerintah Daerah saja,” ungkap Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan – Dudung E Diredja, di Remaja Kuring, Serpong, Selasa, 30 Oktober 2012.

Selain dorongan dari Pemerintah Daerah yang telah membuat regulasi serta menfasilitasi sejumlah sarana dan prasarana, Menurut Dudung, perlu ada partisipasi dari pihak swasta yang telah ada di Kota Tangerang Selatan. Yakni, memberikan bantuan program sosial berupa kampanye kepada masyarakat yang ada di sekitarnya.

Ilmu yang ada disebarkan ke lingkungan masyarakat sekitarnya secara intens dan berkesinambungan. “Ini merupakan program utama Tangsel dalam upaya mengentaskan persoalan persampahan dan persoalan pelestarian lingkungan secara maksimal,” ujar Dudung.

Laskar Lingkungan, lanjut Dudung, dibentuk guna menguatkan basis pengelolaan dan kelestarian lingkungan di wilayah termuda se-Provinsi Banten tersebut. Untuk itu, sebagai penyelenggara dan pelayan masyarakat mengambil langkah konkrit untuk menyelesaikan masalah sampah ini.

“Makanya, kita mengeluarkan regulasi Perda soal pengelolaan lingkungan hidup yang perlu disukseskan bersama. Diantaranya melalui memperbanyak bank sampah, dan memperbanyak Laskar Lingkungan,” papar Dudung.

Terpisah, Kepala BLHD Kota Tangsel Rahmat Salam menambahkan, pembentukan Laskar Lingkungan ini juga sebagai bagian dari misi Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany untuk mendorong terbentuknya Tangsel Hijau (Go Green).

“Saat ini kami baru mulai sosialisasi aktivitas Laskar Lingkungan. Selanjutnya akan dibentuk laskar-laskar lingkungan yang tugasnya melakukan penghijauan dan mengentaskan Tangsel dari sampah,” jelasnya.

Masih kata Rahmat, tujuan pembentukan ini juga bagian dari rencana pemerintah mengurai timbunan sampah di sejumlah titik sampah, mendorong kesadaran masyarakat melakukan pelestarian lingkungan.

“Tugas-tugas ini nanti dikawal oleh Laskar Lingkungan, dibantu masyarakat, kelurahan, kecamatan, tokoh masyarakat, pengelola pasar dan semua yang bersinggungan langsung dengan sampah,” tandasnya. Rahmat juga menuturkan, kalau semua elemen bisa berjalan, pihaknya berkeyakinan bahwa piala adipura bisa semakin dekat diraih. (HMS/BPTI/TO)

Continue Reading
Advertisement
To Top