Connect with us

Deklarasi di Kantor DPC PDIP Tangsel, Muhamad Minta Kader Partai Jangan Ragu

Info Tangsel

Deklarasi di Kantor DPC PDIP Tangsel, Muhamad Minta Kader Partai Jangan Ragu

Pasangan bakal calon walikota Tangerang Selatan Muhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara) yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia perjuangan (PDIP) dan juga Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) lakukan deklarasi sekaligus perkenalan kepada para kader PDIP Tangsel di kantor sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ruko Malibu, Jalan Pahlawan Seribu BSD, Serpong, Tangsel.

Pada kesempatan tersebut, Muhamad yang terkenal dengan kumisnya terlihat berapi-api memaparkan tujuannya mencalonkan diri, ia meminta kepada para kader PDIP dan Gerindra untuk tidak ragu lagi kepadanya.

“Kesempatan tidak datang dua kali, barangkali saat ini kita buktikan, peluang yang kita ambil kita maksimalkan. Para relawan yang sudah berjuang mari kita maksimalkan, saya minta para kader PDIP tidak ada keraguan lagi pada saya, saya siap dimerahkan bahkan dengan semerah-merahnya,” ucap Muhamad di podium.

Sementara itu di lokasi yang sama, Wanto Sugito, ketua DPC PDIP Tangsel kepada wartawan mengatakan, pihaknya akan terus membangun komunikasi guna mendapatkan dukungan partai lainnya.

“Komunikasi kepada partai amanat nasional (PAN) sih sudah di bangun, yang pasti itu sudah ada empat partai, PDIP, Gerindra, Hanura dan Nasdem. Kepada partai berkarya juga sudah kami komunikasikan,” ucap Wanto

Ia melanjutkan, selain acara deklarasi, Wanto juga menyinggung surat rekomendasi pembatalan SK antara pasangan Muhamad – Azmi Abubakar.

“Tadi juga membahas rekomendasi pembatalan SK, pak Azmi juga sudah di panggil oleh sekjen. Bila ada kesalapahaman, itu bagian dari proses komunikasi dalam dinamika politik. Kami tidak ada masalah dengan pak Azmi, beliau adalah sahabat saya sejak tahun 98,” tambahnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar rakercabsus yang melibatkan 1000 pengurus ranting, anak ranting, pimpinan anak cabang (PAC), DPC, Fraksi, dan badan sayap.

Dan juga dalam waktu tiga hari kedepan 2965 simpul di buat, dan focus menyiapkan relawan di tiap tempat pemungutan suara (TPS) di kalikan dua (2) menjadi kisaran 5800 dan juga satu (1)saksi kemudian satu penggerak pemilih (grakli) yang akan di tugaskan untuk door to door.

Dari pantauan media di lapangan, Pembatasan Status Berskala Besar jilid delapan yang di gembar-gemborkan pemkot Tangsel kurang di indahkan oleh sebagian para kader partai. Masih masuk dalam zona merah, alih-alih menjaga jarak belum berhasil di terapkan oleh para calon pemimpin Tangsel kedepan. (Adt)

Continue Reading
Advertisement
You may also like...
To Top