Connect with us

Meninggal Secara Tiba-Tiba, Warga Khawatir Sebab Corona

Info Tangsel

Meninggal Secara Tiba-Tiba, Warga Khawatir Sebab Corona

Meninggal secara tiba-tiba dengan penyakit yang belum di ketahui membuat masyarakat bertanya tanya sebab kepergian warga Jln. Jati, Ciputat baru, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, Tangsel.

Sebelumnya beredar berita dengan judul “Diduga Corona, Empat Warga Ciputat Baru Meninggal Dunia” pihak redaksi Tangseloke.com meralat judulnya. Namun berita terkait empat yang meninggal secara misterius tersebut memang ada.

Pasalnya, kepergian wanita berumur 35 tahun tersebut mengalami gejala pilek dan batuk. Warga yang khawatir menduga adanya indikasi mirip gejala virus corona.

Seorang ibu yang biasa memandikan jenazah di wilayah Ciputat mengutarakan, ia menduga bahwa penyakit yang di derita oleh jenazah tersebut karena faktor virus corona.

“Kemarin saya memandikan jenazah dua (2) orang, dan hari ini 2 orang lagi, salah satu jenazah itu kesehariannya bekerja sebagai karyawan bank BUMN, ia cuma sehari mendapatkan perawatan dari rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia,” ucapnya dalam percakapan di hp selulernya

Ibu yang enggan di sebut namanya tersebut menambahkan, sudah menjadi tugasnya untuk memandikan jenazah baik meninggal secara sehat ataupun mengalami penyakit menular.

“Sebenarnya saya juga khawatir, tapi apa boleh buat, ini sudah menjadi bagian tugas saya. Bismillah sajalah. Semoga tidak ada apa apa,” harapnya

Sementara itu, Deden Deni, Plt Kepala Dinas Kesehatan Tangsel saat di hubungi rekan media melalui hp selulernya mengatakan, akan mengirim petugas kesehatan dari puskesmas terdekat.

“Hari ini wabah Corona sedang berada pada puncaknya, dan mendengar adanya informasi bahwa adanya dugaan warga Tangsel virus Corona di wilayah Ciputat Baru, saya akan mengintruksikan petugas puskesmas terdekat untuk memeriksanya ke lokasi,” ucap Deden. Senin (16/3/2020)

Deden menambahkan, dan menghimbau kepada masyarakat khususnya warga Tangerang Selatan, agar segera memberikan informasi kepada call center yang sudah di siapkan.

“Dari awal kami sudah membentuk satgas khusus Corona, dan warga bisa menghubungi kami di nomer ke 112 atau ke 119, tapi terkadang petugas di lapangan juga mengalami kekhawatiran. Inilah kendalanya,” pungkas Deden. (adt)

To Top