Connect with us

Ungkap Kasus Curanmor, Kapolsek Ciputat : Motor Merk Yamaha Lebih Mudah Di Jebol

Ciputat

Ungkap Kasus Curanmor, Kapolsek Ciputat : Motor Merk Yamaha Lebih Mudah Di Jebol

Terungkapnya kasus curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor) Polsek Ciputat mengadakan Konfrensi Pers di Jalan Ir H.Juanda, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel). Konfrensi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ciputat, Kompol Endy Mahandika, SH, membeberkan aksi komplotan pelaku pencurian roda dua.

Didampingi kanit Reskrim, Iptu Erwin S, SH beserta Iptu Sugiono, Kasubag Humas Polres Tangsel, menjelaskan peran masing-masing pelaku.

“Pada hari sabtu tanggal 16 November 2019 kemarin, sekira pukul 09.00 Wib, Kanit Reskrim Polsek Ciputat bersama anggotanya tengah melakukan pengembangan kasus penyalahgunaan narkotika yang kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka Agus Sulaiman alias (AS),” ungkap Endy

Masih menurut Endy, saat diinterogasi, tersangka mengakui sebagai pemakai narkotika jenis sabu, dan juga mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak tiga (3) kali yaitu pada bulan Oktober 2019 sekira pukul 02.00 Wib bersama tersangka Sukardoyo di wilayah Pondok Ranji arah ceger dan berhasil mengambil satu unit Yamaha Mio GT warna putih Nopol B-4921-NDC dan langsung dijual kepada tersangka Awang dengan harga Rp. 700.000, rupiah.

Kemudian, pada bulan September 2019 sekira pukul 02.00 Wib bersama tersangka Sukardoyo di wilayah Sawah baru Ciputat, juga berhasil mengambil satu unit motor Honda Beat POP warna putih Nopol G-5943-UQ dan dijual kepada tersangka Awang seharga Rp. 800.000, rupiah.

Tidak hanya itu, bulan September 2019 jam 02.00 bersama dengan Sukardoyo mengambil satu unit sepeda motor Yamaha Mio Smile warna putih di Pondok Petir Depok. Para pelaku juga sempat melakukan Curanmor di daerah Komplek Villa Mutiara Jl.Mirah 3 Rt.01/02 Kel. Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangsel, di Jl. Kramat Rt.09/10 Kel. Rengas, Ciputat Timur dan Pondok Petir Depok Jawa Barat.

Kompol Edy juga menambahkan, para tersangka lebih memilih kendaraan roda dua merk Tamah karena lubang kuncinya yang tidak terlalu dalam. Rabu (20/11/2019)

”Para pelaku mencari motor merek Yamaha karena lebih mudah, karena lubang kuncinya tidak terlalu dalam, sedangkan kalau motor merek Honda kuncinya lebih dalam,” kata Endy

Sementara itu di tempat yang sama, Anita Nuralamsah (40), selaku korban pencurian mengatakan, motornya raib saat ia sedang tertidur.

“Motor saya hilang sekitar pagi, pukul 4.00 disaat posisi saya sedang tidur, lalu motor saya hilang pada tanggal 8 oktober 2019, kemudian saya laporkan ke polsek Ciputat, alhamdulillah, sudah di temukan,” papar Anita

Setelah mendapat info dari Polsek bahwa motornya telah di temukan, warga Kedaung, Pamulang ini kemudian datang dengan membawa surat BPKB serta STNK, dan membawa kembali motornya. (adt)

Continue Reading
Advertisement
To Top