Connect with us

Wimbo: “Konsep Tol Laut Dongkrak Perekonomian”

TokohKita

Wimbo: “Konsep Tol Laut Dongkrak Perekonomian”

wimboSULISTYO Wimbo Hardjito, Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero mengapresiasi konsep “Tol Laut” yang digagas Presiden terpilih Joko Widodo. Dengan pengembangan tol laut tersebut, ia berkeyakinan bahwa tingkat perekonomian di Indonesia akan terdongkrak, tidak hanya sebatas di Pulau Jawa.

“Sebagai negara kepulauan, transportasi laut sangat vital,” tegasnya, Jumat (15/8/2014). Ia menjelaskan, sepanjang lima tahun terakhir ini, banyak pemerintah daerah, beramai-ramai membangun pelabuhan bisnis. Di Kalimantan Timur misalnya, ada Pelabuhan Maloy, yang dibangun di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Untuk itu menjadi kepatutan, pemerintah harus mendukung pengembangan kawasan pelabuhan dengan dukungan infrastruktur yang memadai.

“Ada harapan hal tersebut (tol laut) bisa terwujud di bawah kepemimpinan Pak Jokowi dan Jusuf Kalla,” tegasnya.

Sekadar diketahui, tol laut adalah konsep pelayaran untuk memudahkan pengangkutan, baik itu barang maupun orang. Secara khusus, manfaat tol laut akan terasa untuk distribusi barang, logistik, kebutuhan pokok. Hal ini juga diharapkan agar tidak terjadi ketimpangan harga di berbagai wilayah di Indonesia. Demikian dikemukakan, Ketua Masyarakat Peduli Transportasi Pesisir Jawa Barat, Muhammad Dong terpisah.

Menurutnya, konsep tol laut sangat relevan dan masih perlu mendapat perhatian khusus. Hingga kini, lanjut Dong-demikian ia akrab disapa, harga-harga barang, khususnya kebutuhan pokok di kawasan Timur Indonesia cukup tinggi. Kondisi ini diperparah, infrastruktur daerah tersebut belum mendukung, alias relatif buruk.

“Ini konsekuensi dari sebuah negara kepulauan.”

Pusat perekonomian sampai sekarang masih terpusat di Jawa sebagai epicentrum kegiatan ekonomi. Maka magnitute-nya sangat kecil di bagian Indonesia Timur.

Kembali menurut pendapat Wimbo, konsep tol yang memberikan dampak ekonomi, ikut berefek kepada tingkat pendidikan di daerah yang dibangun pelabuhan.

Wimbo sebelumnya menjabat Direktur Komersial PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang kemudian ditunjuk oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan menjadi Dirut PT Pelni Persero. Ia dikenal sebagai pemimpin yang kerap blusukan. Bahkan, menurut pengakuan Dahlan belum lama ini, Wimbo pernah menyamar sebagai penumpang, hanya untuk melihat langsung kinerja perusahaan yang dipimpinnya itu.

Wimbo menjadi penumpang kapal Pelni, dengan sejumlah rute, antara lain: Batam, Tarempa, Natuna, Banjarmasin, Pontianak bahkan Makassar. Dan selama turun mengecek pelayanan kapal Pelni, Wimbo menggunakan uangnya sendiri untuk membeli tiket.

“Saya ingin tahu bagaimana pelayanan yang diberikan,” tandasnya.(*/Sn)

 

 

Continue Reading
Advertisement
To Top