Ciputat
Penanganan Sungai Ciputat Belum Maksimal, FPSC dan Warga Gelar Gotong Royong
CIPUTAT — Forum Peduli Sungai Ciputat (FPSC) bersama elemen masyarakat menggelar aksi gotong royong membersihkan aliran sungai di bawah Kolong Jembatan Ciputat pada Minggu (20/9/2026). Langkah ini diambil guna mengantisipasi ancaman banjir menjelang musim hujan.
Aksi bersih-bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian warga atas kondisi sedimentasi, tumpukan sampah, serta semrawutnya kabel di area jembatan yang dinilai mempersempit daya tampung air.
Langkah ini juga menjadi bagian dari rangkaian pengawasan warga usai kegiatan Susur Sungai Ciputat Tahap 1 yang diselenggarakan pada akhir Mei lalu.
FPSC mencatat bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) sebenarnya telah menerjunkan alat berat excavator amphibi sejak 18 Juni 2026 dari segmen Perumahan Pondok Hijau hingga belakang Mega Mall Ciputat. Namun, pengerjaan perawatan dan pengerukan tersebut dinilai belum berjalan secara maksimal.
Ketua Forum Peduli Sungai Ciputat, Elang Mutakin, menyampaikan bahwa kendala utama di lapangan terletak pada minimnya armada pengangkut serta keberadaan bangunan di sempadan sungai.
“Material pengerukan seperti tanah, batu, dan sampah belum sepenuhnya diangkut dari aliran sungai karena keberadaan excavator amphibi tidak didukung oleh armada truk pembuang yang memadai,” ujar Takin, sapaan akrabnya, Minggu (20/9/26).
Elang menambahkan bahwa tumpukan material sisa yang dibiarkan di dalam aliran sungai berisiko terbawa arus hingga ke area hilir dan menyumbat kolong jembatan saat debit air meningkat.
Selain itu, maraknya bangunan warga maupun tempat usaha yang melanggar aturan sempadan sungai turut menyulitkan ruang gerak alat berat.
“Sikap tegas dan kerja tuntas terkait penegakan aturan bangunan di sepanjang sempadan sungai sangat dinanti oleh masyarakat dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan,” tegasnya.
Melalui aksi ini, FPSC berharap Pemkot Tangerang Selatan dapat menyelesaikan pengerjaan pengerukan secara tuntas sesuai kaidah lingkungan.
“Dengan tegas, kami akan berkomitmen untuk terus menjadi mitra kritis sekaligus rekan kolaborasi bagi pemerintah daerah dalam upaya penanggulangan banjir di wilayah Ciputat dan sekitarnya,” pungkasnya. (Eno)
