Ciputat
Usut Penyebab Banjir, FPSC Siap Gelar Aksi Susur Sungai Ciputat
Ciputat – Bersama ratusan relawan dan mahasiswa, Forum Peduli Sungai Ciputat (FPSC) bakal menggelar aksi Susur Sungai Ciputat Tahap 1 pada Minggu, 31 Mei 2026 mendatang.
Aksi ini merupakan langkah investigasi mandiri warga untuk memetakan langsung titik pendangkalan, penyempitan, hingga pelanggaran Garis sempadan Sungai (GSS) yang diduga memicu banjir kronis di kawasan Ciputat.
Ketua Forum Peduli Sungai Ciputat, Akhmad Mutakin menjelaskan, kegiatan ini akan menyisir aliran air dan jalur darat secara simultan, dimulai dari titik Universitas Terbuka (UT) hingga Graha Hijau Ciputat.
Mutakin, akrab disapa Takin, menegaskan bahwa hal ini terjadi karena berangkat dari kegelisahan warga di sejumlah kawasan perumahan yang menjadi langganan banjir akibat luapan Sungai Ciputat.
“Kami tidak ingin hanya duduk menjadi penonton proyek Pemerintah Kota. Kami memilih turun langsung melihat kondisi riil sungai yang menjadi urat nadi saluran air di Tangerang Selatan ini,” ujarnya, Senin (25/5/26).
Selain memetakan titik penyempitan, lanjut Takin, tim susur sungai memiliki misi khusus, yakni mengonfirmasi kabar hilangnya aliran Sungai Ciputat sepanjang 100 meter yang melewati kawasan Bintaro Exchange menuju Pondok Aren, yang sebelumnya sempat menyita perhatian para anggota DPRD Tangsel.
“Kebenaran informasi dan letak titik sungai yang menghilang tentu akan kami sampaikan kepada publik usai susur sungai selesai dilakukan,” tutupnya.
Sebagai informasi, aksi Susur Sungai Ciputat ini akan melibatkan sekitar 100 partisipan dari berbagai jaringan relawan dan civitas akademika, mulai dari Forum Potensi Tangsel, MDMC, Disaster Response BAZNAS, komunitas mahasiswa pencinta alam, serta beberapa alumni dari UIN Jakarta, UMJ, STIE Ganesha, dan STIKes Widya Dharma Husada Pamulang. (Eno)






