Info Tangsel
Cegah Keracunan Saat Ramadan, Dinkes Tangsel Periksa Kandungan Takjil di Sejumlah Titik
TANGSEL — Petugas kesehatan dari sejumlah puskesmas di Kota Tangerang Selatan turun langsung ke lapangan untuk melakukan uji sampel makanan takjil yang dijual di berbagai lokasi strategis selama Ramadan. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan makanan berbuka puasa yang dikonsumsi masyarakat aman dari bahan berbahaya.
Kegiatan monitoring dan pengawasan keamanan pangan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan bersama UPTD puskesmas di seluruh wilayah Kota Tangerang Selatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Allin Hendalin Mahdaniar, mengatakan kegiatan ini bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan sehat.
“Untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan sehat, Dinas Kesehatan bersama UPTD Puskesmas se-Kota Tangerang Selatan melakukan monitoring dan pengawasan keamanan pangan di berbagai titik strategis,” kata Allin, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk menjamin kualitas pangan olahan siap saji yang banyak dijual selama Ramadan, sekaligus meminimalisir risiko keracunan makanan.
Petugas melakukan uji petik terhadap berbagai jenis takjil yang berpotensi tercemar, guna memastikan tidak ada penggunaan bahan tambahan pangan yang dilarang.
“Langkah ini dilakukan untuk menjamin kualitas pangan olahan siap saji serta mencegah risiko keracunan pangan,” jelasnya.
Selain melakukan pemeriksaan sampel makanan, petugas juga memberikan edukasi langsung kepada para pedagang mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan pangan.
Dalam sosialisasi tersebut, para pedagang diingatkan untuk menjaga makanan tetap higienis, menggunakan wadah yang aman bagi makanan (food grade), serta memastikan tempat berjualan tetap bersih dan tertata.
“Kami juga mengedukasi pedagang agar makanan selalu tertutup, tempat berjualan bersih dan jauh dari sumber limbah, sehingga pangan yang dijual tetap aman bagi konsumen,” tutur Allin.
Ia berharap melalui kegiatan monitoring tersebut masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan lebih tenang karena makanan yang dikonsumsi terjamin keamanan dan kualitasnya.
“Harapannya, melalui kegiatan ini kita dapat menghadirkan Ramadan yang sehat, aman, dan penuh berkah bagi masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Hary







