Connect with us

Wakapolres Sebut Massa Muhamad-Saras Melanggar Protokol Kesehatan

Info Tangsel

Wakapolres Sebut Massa Muhamad-Saras Melanggar Protokol Kesehatan

Memasuki tahapan pemantapan penjaringan calon walikota dan wakil walikota Tangsel, di hari pertama pendaftaran calon walikota dan wakil walikota Tangsel di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel, dipenuhi massa pendukung Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Kondisi tersebut di khawatirkan bakal memberikan dampak penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini masih terus bertambah jumlah pasiennya di Kota Tangsel.

150 personil aparat gabungan yang bertugas, diantaranya Polres Tangsel, TNI, dan Satpol PP menganggap kerumunan massa tersebut berpotensi memberikan ruang penyebaran covid-19 lantaran tidak mengindahkan jarak protokol kesehatan.

“Karena hari ini protokol kesehatan banyak dilanggar, tidak jaga jarak dan lain-lainnya. Kita tidak menegur hanya mengimbau saja,” tegas Wakapolres Tangsel, Komisaris Stefanus Luckyto Andri Wicaksono di kantor KPU Kota Tangsel, Jalan Pahlawan Seribu, Kecamatan Setu, Jum’at (4/9/2020).

Di tambahkannya, malam ini pihaknya akan melakukan evaluasi dengan KPU Kota Tangsel agar tidak ada lagi kerumunan massa, sehingga berpotensi memudahkan penularan covid 19 di wilayah tersebut.

Luckyto juga jelaskan, saat ini angka kasus penyebaran Covid-19 di Kota Tangsel masih tinggi. “Jangan sampai kantor KPU itu jadi klaster baru penyebaran covid,” pesannya.

Sementara, Muhamad, calon walikota Tangsel yang sangat melekat dengan kumisnya terlihat memakai oplet biru hitam yang biasa di pakai syuting film Si Doel anak sekolahan.

Dimaksudkannya saat jumpa pers, bahwa Muhamad naik oplet ini sebagai bagian simbolisasi Putra Betawi dari sekolah terendah sampai tertinggi dan berharap bisa menjadi Walikota Tangsel.

“Ya itu diantaranya adalah ijazah dilegalisir dan juga hasil tes swab, itu yang deg-degan buat saya, alhdulillah negatif,” ungkapnya, usai penyerahan berkas.

Targetnya dalam waktu dekat ini berfocus untuk memenangkan pertarungan Pilkada Tangsel pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Visi misinya bagaimana nanti, kami focus untuk menang dulu, agar bisa mensejahterakan masyarakat. Visi misi ini kalau kita urai sekarang panjang ya,” tandasnya. (Adt).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top