INDONESIA OKE
Turnya Resmi Mundur dari Gerindra, Pilih Bergabung ke PSI: “Saatnya Politik Hadir dengan Solusi Nyata”
Peta politik di Kabupaten Brebes kembali bergerak. Praktisi hukum sekaligus penggerak UMKM Jawa Tengah, Turnya, S.H., M.H., resmi menyatakan pengunduran dirinya dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Brebes.
Keputusan ini bukan sekadar perpindahan partai, melainkan pernyataan sikap politik yang tegas. Setelah melalui pertimbangan panjang, Turnya menyatakan memilih jalur baru yang dinilainya lebih selaras dengan visi perubahan dan kebutuhan masyarakat saat ini.
“Saya memilih meninggalkan zona nyaman politik lama untuk berdiri di barisan perubahan yang lebih berani, terbuka, dan benar-benar berpihak kepada rakyat,” tegas Turnya dalam pernyataan resminya kepada media.
Menurutnya, dinamika politik nasional hingga lokal menuntut keberanian untuk beradaptasi. Ia menilai pendekatan konvensional tidak lagi cukup menjawab tantangan zaman, terutama dalam memperjuangkan kepentingan pelaku UMKM dan generasi muda yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Sebagai kelanjutan pengabdiannya, Turnya resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia menilai PSI sebagai representasi kekuatan politik baru yang mengedepankan meritokrasi, transparansi, serta keberpihakan terhadap inovasi dan pemberdayaan ekonomi rakyat.
“PSI saya pandang sebagai rumah baru dengan semangat pembaruan. Orientasinya jelas: solusi konkret, kerja nyata, dan keberanian mengambil sikap untuk masa depan,” ujarnya.
Meski demikian, Turnya menegaskan bahwa langkah ini bukan bentuk penolakan terhadap Gerindra. Ia tetap menghormati partai tersebut sebagai bagian penting dalam perjalanan politiknya.
“Saya berterima kasih atas proses dan pengalaman bersama Gerindra. Namun dalam perjalanan pengabdian, setiap insan politik harus berani mengevaluasi arah perjuangannya. Saya ingin memastikan setiap langkah ke depan memberi dampak langsung dan terukur bagi masyarakat,” tambahnya.
Sebagai akademisi dan praktisi hukum, Turnya menyatakan komitmennya untuk terus mendorong politik yang bersih, berintegritas, serta berorientasi pada penguatan sektor UMKM sebagai fondasi ekonomi kerakyatan.
Langkah politik Turnya ini dinilai menjadi sinyal pergeseran dinamika politik di Brebes dan Jawa Tengah, seiring meningkatnya ekspektasi publik terhadap figur-figur yang membawa gagasan segar, progresif, dan berani mengambil posisi di tengah tuntutan perubahan zaman.
Editor : Hary






