Connect with us

TangselOke

Welcome Dinner HPN 2026, Ketum SMSI Tekankan Solidaritas “Jangan Tinggalkan Kawan” dan Kemandirian Media

BANTEN OKE

Welcome Dinner HPN 2026, Ketum SMSI Tekankan Solidaritas “Jangan Tinggalkan Kawan” dan Kemandirian Media

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti acara Welcome Dinner penyambutan delegasi Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Provinsi Banten. Kegiatan ini sekaligus menandai dibukanya rangkaian HPN 2026. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Drs. Firdaus, M.Si., menyampaikan sejumlah pesan strategis dan reflektif kepada pengurus SMSI dari seluruh Indonesia, Kamis (5/2/2026) malam.

Acara tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang. Hadirnya unsur Pemerintah Kabupaten Serang, TNI, Polri, hingga Kejaksaan menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap suksesnya perhelatan nasional insan pers tersebut.

Di hadapan ratusan pemilik dan pengelola media siber, Firdaus menegaskan bahwa peringatan HPN 2026 di Banten harus menjadi momentum transformasi bagi SMSI. Ia menilai, di tengah arus digital yang kian cepat, media dituntut untuk terhubung secara kuat dengan jejaring sosial serta sistem media monitoring agar tetap relevan dan dipercaya publik.

“Media tidak bisa lagi hanya mengandalkan pola lama. Kita harus terkoneksi dengan seluruh jaringan sosial agar tetap terbaca oleh publik dan institusi. Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi keharusan,” tegas Firdaus.

Salah satu pesan utama yang ditekankan Firdaus adalah pentingnya solidaritas organisasi. Dengan mengusung semangat “Jangan Tinggalkan Kawan”, ia mengajak seluruh anggota SMSI untuk menjaga integritas dan kebersamaan, meskipun terdapat perbedaan pandangan maupun pilihan politik.

“Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar, tetapi integritas dan kawan seperjuangan tidak boleh dikorbankan. Jangan ada yang saling mendahului atau menjatuhkan sesama. Kita harus tetap bergandengan tangan untuk menjaga marwah organisasi,” ujarnya.

Terkait keberlanjutan bisnis media, Firdaus mendorong SMSI agar semakin mandiri. Menurutnya, organisasi media tidak boleh bergantung sepenuhnya pada pemerintah, melainkan harus mampu bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang mandiri dan berkontribusi bagi bangsa.

Ia juga menyoroti kualitas karya jurnalistik di era digital. Firdaus mengingatkan agar insan pers tidak terjebak dalam perlombaan kecepatan yang berpotensi mengorbankan akurasi dan substansi pemberitaan.

“Lebih baik menahan diri sejenak untuk menghasilkan berita yang benar, daripada cepat tetapi keliru. Jurnalisme adalah pengabdian. Seorang jurnalis harus berpihak pada kebenaran, membela yang lemah, dan ikut membangun bangsa,” tuturnya.

Acara Welcome Dinner yang dipandu oleh SMSI Provinsi Banten tersebut berlangsung khidmat dan menjadi ajang konsolidasi internal menjelang puncak peringatan HPN 2026. Pesan dan visi yang disampaikan Ketua Umum SMSI diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh pengurus SMSI di daerah dalam menjaga etika, solidaritas, dan profesionalisme media siber di Indonesia.

Editor : Hary

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top