Info Tangsel
Kolaborasi Tim Microsoft dan Sekolah Pelita Bangsa Tingkatkan Kompetensi Guru di Era Digital
Tangerang Selatan — Sekolah Pelita Bangsa gandeng Microsoft menggelar rangkaian pelatihan peningkatan kompetensi guru sebagai upaya mendorong pendidik agar mampu mengikuti standar nasional pendidikan sekaligus beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi.
Aditya Angga Kusuma, SE, Pengurus Yayasan Bidang Pendidikan Pelita Bangsa menjelaskan bahwa pada pekan ini pihaknya telah melaksanakan dua (2) kegiatan pelatihan utama.
Pelatihan pertama dilaksanakan pada Senin kemarin yang berfokus pada pengenalan coding dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi para guru. Selanjutnya, digelar pelatihan Microsoft Office dengan penekanan khusus pada penguasaan Microsoft Excel, word dan PowerPoint.
Menurut pria yang akrab disapa Angga, pelatihan tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan guru agar ke depan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran bagi peserta didik di jenjang SD, SMP, maupun SMA. Ia menegaskan bahwa sekolah harus bersikap adaptif terhadap perkembangan teknologi yang sangat masif.
“Dengan pelatihan ini, kami berharap guru-guru di Sekolah Pelita Bangsa memiliki keterampilan tambahan berupa basic skill yang dapat langsung diterapkan dalam proses pembelajaran, sehingga layanan pendidikan yang diberikan semakin berkualitas,” ujarnya, di ruangannya, Jalan Nursaid, Pamulang Barat. (17/12/2025)
Sebanyak 25 guru dari jenjang SD, SMP, dan SMA mengikuti kegiatan pelatihan tersebut dan disatukan dalam satu forum. Angga menambahkan, ke depan pihaknya bersama sekolah akan terus mengupayakan pelatihan-pelatihan serupa secara berkelanjutan guna meningkatkan kompetensi para pendidik.
Dalam kesempatan tersebut, Angga juga menyampaikan harapan yayasan kepada pemerintah, agar memberikan dukungan yang lebih optimal, khususnya kepada sekolah swasta.
Menurutnya, sekolah swasta merupakan mitra pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga diharapkan tidak ada perbedaan perlakuan dalam hal dukungan pendidikan.
Ia menuturkan bahwa Sekolah Pelita Bangsa jenjang SMA pada tahun ajaran 2025–2026 turut melaksanakan program sekolah gratis yang dicanangkan pemerintah. Sekolah berkomitmen menampung dan mendidik siswa-siswa tersebut secara maksimal.
“Dukungan pemerintah, terutama terkait perbaikan dan peningkatan sarana prasarana, sangat dibutuhkan oleh sekolah kami, agar sekolah dapat memberikan layanan pendidikan terbaik kepada masyarakat,” terangnya
Sementara itu, tim Microsoft, Maria Prihartanti, menjelaskan bahwa pelatihan Microsoft Excel dipilih karena sifatnya yang lintas sektor dan relevan untuk seluruh jenjang pendidikan. Excel dinilai sebagai keterampilan dasar yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari di berbagai bidang, baik pendidikan maupun dunia kerja.
“Excel menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri. Apa yang dipelajari guru dan siswa di sekolah nantinya tidak akan jauh berbeda dengan kebutuhan di dunia kerja,” jelas Maria.
Menurutnya, Excel digunakan di berbagai sektor seperti perbankan, pendidikan, pemerintahan, industri hospitality, hingga bidang data analis. Penguasaan Excel juga membuka peluang bagi siswa untuk memperoleh penghasilan tambahan, seperti pekerjaan data entry yang dapat dilakukan secara daring di luar jam belajar.
Maria menambahkan bahwa pelatihan ini dilaksanakan melalui kerja sama langsung dengan pihak Microsoft, di mana tim pelaksana bertindak sebagai perpanjangan tangan Microsoft karena perusahaan tersebut tidak secara langsung menjangkau sekolah atau perguruan tinggi.
Ari Maulana, Instruktur Program menjelaskan, seluruh instruktur yang terlibat telah memiliki sertifikasi resmi, di antaranya Microsoft Certified Trainer (MCT) dan Microsoft Office Specialist (MOS).
Ia membeberkan, MCT merupakan sertifikasi khusus bagi trainer, sedangkan MOS adalah sertifikasi kompetensi Microsoft Office, seperti Word, Excel, dan PowerPoint, termasuk aplikasi Office 365. Selain pelatihan teknis, peserta juga akan mendapatkan pembekalan terkait persiapan menghadapi ujian sertifikasi agar dapat lulus dan memperoleh pengakuan kompetensi.
Dalam pelatihan tersebut, para guru diperkenalkan dengan berbagai fungsi dan rumus Excel, seperti filter, sort, logika, VLOOKUP, HLOOKUP, XLOOKUP, hingga index and match. Fitur-fitur ini dinilai memudahkan proses pengolahan dan pencarian data secara cepat, tepat, dan berdasarkan kriteria tertentu.
Selain penguasaan fitur, peserta juga dibekali pemahaman terkait penyimpanan dan keamanan data. Melalui Microsoft 365, data dapat disimpan secara otomatis di cloud menggunakan OneDrive, sehingga mengurangi risiko kehilangan data akibat kerusakan perangkat. Meski terdapat potensi risiko keamanan siber, Ari menyebut Microsoft terus memperketat sistem keamanan untuk meminimalkan kemungkinan kehilangan data.
“Pelatihan saat ini difokuskan terlebih dahulu kepada para guru. Selanjutnya, keterampilan tersebut akan ditularkan kepada siswa melalui pembelajaran di dalam maupun di luar kurikulum,” ujar Ari
Ia berharap penguasaan Microsoft Office—Word, Excel, dan PowerPoint—dapat menjadi bekal penting bagi siswa, baik untuk melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun menjadi wirausahawan. Dengan keterampilan tersebut, siswa diharapkan mampu berpikir lebih luas, mandiri, serta menciptakan lapangan kerja sendiri.
“Melalui pembinaan guru-guru ini, kami ingin bersama-sama berkontribusi dalam memajukan pendidikan dan menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.
Sementara itu, Didah Hariyani S.Pd salah satu peserta yang juga mengajar di Pelita Bangsa sejak tahun 2022 lalu mengatakan, ia dan rekan seprofesinya mengaku sangat terbantu. Biasanya, saat masa kuliah lalu, gadis almamater Universitas Muhamadiyah Jakarta tahun 2019 ini hanya mendapatkan ilmu basic.
“Iya, ini sangat membantu sih. Kita jadi tahu fitur-fitur tambahan dan rumus serta pengoptimalan di Excel ya. Dan ini menurut saya bagus dan berguna untuk berada dimana saja. Karena, hampir seluruh management kantor memakai sistem ini,” tandasnya (Adt)






