Connect with us

19 Pasien RSU Tangsel Nyoblos Sambil Berbaring

Info Tangsel

19 Pasien RSU Tangsel Nyoblos Sambil Berbaring

RSUDTANGSELOKE.com- Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 07, Kelurahan Pamulang Barat, Kota Tangsel menghampiri pasien yang sedang menjalani perawatan di RSU Tangsel, Rabu, (9/4). Dengan membawa empat kotak suara dan surat suara, mereka mulai berkeliling ke setiap ruang perawatan pasien.

Dimulai ruang perawatan lantai lima petugas KPPS didampingi saksi serta pegawai RSU dalam mengunjungi setiap ruang perawatan. Dari lantai satu hingga lantai tiga, setiap pasien yang memiliki gak suara disambangi untuk mencoblos.

Hal itu pun dilakukan hampir satu jam lamanya, meski yang mencoblos hanya didapati 19 orang pasien saja. Padahal sebelumnya, data dari RSU Tangsel pasien yang mempunyai hak pilih sebanyak 44 orang. Namun, karena waktu tidak cukup hanya 19 pasien yang menggunakan hak pilihnya.

Kabid Keperawatan Asep Sopari mengatakan, KPU Kota Tangsel memfasilitasi penyediaan bilik suara serta petugas untuk membantu pasien untuk mencoblos.

“Sebelumnya kita sudah berkoordinasi dengan KPU untuk memfasilitasi pasien yang ingin mencoblos untuk mendatangkan petugas KPPS di TPS terdekat dengan RSU,” ungkapnya.

Pihaknya membantu penyelenggara pelaksana pileg dengan menyediakan bilik suara serta melibatkan petugas keamanan untuk membantu petugas KPPS saat menyambangi pasien.

“Pasien yang sedang dirawat di sini juga mempunyai hak suara. Jadi kita memfasilitasinya agar pasien dapat menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.

Ketua TPS 07, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel Zaenudin menuturkan dalam satu jam menyambangi RSU sebanyak 19 pasien yang melakukan hal pilihnya.

“Data dari RSU sebanyak 18 pasien yang terdaftar. Ada satu penambahan pasien. Jadi 19 pasien yang mencoblos,” katanya.

Menurutnya kendala yang dihadapi petugas terbatasnya waktu. Sesuai dengan aturan, waktu yang diberikan pukul 12.00 hingga 13.00 WIB. Sehingga petugas tidak bisa mengunjungi semua pasien.

“Ya tetapi Alhamdulillah lah ini semua lancer akhirnya,” tuntasnya. (mdk/to)

Continue Reading
Advertisement
To Top